Berita Bola

Label Pengkhianat Tersaji di Liga Italia 2019-2020

Berita Bola,  Label Pengkhianat Tersaji di Liga Italia 2019-2020

Sebanyak empat klub elite Italia berganti pelatih pada musim panas 2019. Juventus menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih, Inter Milan mempekerjakan Antonio Conte dan AS Roma memilih Paulo Fonseca untuk duduk di posisi allenatore.

Dalam waktu dekat, AC Milan juga akan meresmikan Marco Giampaolo untuk menangani Alessio Romagnoli musim depan. Akan tetapi, di balik peresmian transfer di atas, ada label pengkhianat yang terekam.

Maurizio Sarri

Juventus menunjuk Sarri yang identik dengan Napoli. Sarri lahir di Kota Naples pada 10 Januari 1959. Kota Naples merupakan tempat bernaungnya rival Juventus di Liga Italia, Napoli.

[ Baca Juga : Ini Hal Pertama yang Diinginkan Hazard di Real Madrid ]

Selain lahir di kota tersebut, Sarri juga sempat memimpin Napoli sebagai pelatih dalam kurun 2015-2018. Pencapaian terbaik Sarri sewaktu melatih Napoli ialah mengantarkan Kalidou Koulibaly dan kawan-kawan finis di posisi dua Liga Italia 2017-2018 dengan koleksi 91 angka.

Karena itu, ketika Panduan Bermain Judi Sarri resmi menjadi pelatih Juventus, fans Napoli mencak-mencak. Mereka tak segan menaruh label pengkhianat kepada Sarri. Selain Sari, ada satu sosok lain yang dicap pengkhianat. Sosok itu adalah Antonio Conte.

Conte memilih menangani Inter, klub yang diketahui sebagai rival abadi Juventus. Sebelum menangani Inter, Conte sempat 13 tahun (1991-2004) menjadi pemain Juventus dan tiga musim (2011-2014) berstatus sebagai juru taktik si Nyonya Tua.

Atas keputusan Conte itu, fans garis keras Juventus melayangkan protes kepada manajemen. Mereka meminta kepada manajemen Juventus untuk mencopot nama Conte dari daftar 50 pemain legenda yang terdaftar di Stadion Allianz – Kamus Judi.